Info

Citislate Berubah Nama Menjadi Klandesa

 

Citislate Berubah Nama Menjadi Klandesa

Wisnu      1 minggu yang lalu


Beberapa tahun lalu saya mengembangkan sebuah aplikasi untuk pelayanan desa dan kelurahan dengan nama Citislate dan bisa diakses secara online dialamat https://citislate.com. Tetapi karena ada satu dan lain hal, akhirnya saya merubah menjadi klandesa. Klandesa sendiri dapat diakses dialamat http://klandesa.com.

Tetap diakses secara online karena klandesa adalah layanan SaaS. Apaan sih SaaS? Kalau menurut wikipedia sih SaaS itu "SaaS (software as a service atau perangkat lunak berbentuk layanan) adalah suatu model penyampaian aplikasi perangkat lunak oleh suatu vendor perangkat lunak yang mengembangkan aplikasi web yang diinangi dan dioperasikan (baik secara mandiri maupun melalui pihak ketiga) untuk digunakan oleh pelanggannya melalui Internet." Lebih detail langsung akses https://id.wikipedia.org/wiki/SaaS aja yah.

Lalu apa sih perbedaan Citislate dengan Klandesa?

Secara konsep sih gak banyak berubah tapi lebih tepatnya berkembang. Klandesa mengadopsi mobile apps untuk layanan warga yang akan terus kita kembangkan fitur2nya. Kita juga berencana untuk mengembangkan versi desktop supaya petugas di desa/kelurahan lebih nyaman lagi pakainya.

Klandesa saant ini sudah memiliki 19 layanan surat (Citislate 15 jenis layanan surat). Dan kemungkinan akan terus bertambah seiring dengan pengguna yang beragam dari Sabang sampai Merauke. Saat ini (2019) klandesa baru digunakan oleh lebih dari 40 desa. Kita targetkan tahun depan (2020) mencapai lebih dari 100 desa.

Siapa saja orang dibalik Klandesa?

Sewaktu klandesa masih bernama citislate saya berjuang sendirian, namun saat ini kami sudah memiliki TIM yang mempunyai peran masing2. Saya (wisnu) berperan sebagai Fullstack Web Developer yang bertugas mengembangkan dashboard dan juga portal, serta backend untuk mobile apps kita. Untuk UI/UX di pegang oleh Haris dan Android oleh Daus. Kita juga dibantu beberapa tim yang bertugas dilapangan sebagai "Consumer Insights Analyst". Ada Widhie untuk area Jawa Timur, Alek area Jawa Tengah, Ramijo area Kalimantan Timur dan Gufran area Sulawesi Selatan.

Tentunya kita membuka siapa saja yang ingin menjadi reseller klandesa untuk wilayah diluar dari area yang sudah memiliki "Consumer Insights Analyst" diatas.

Apa manfaat yang diperoleh sebagai "Consumer Insights Analyst" Klandesa?

Kita berikan fee 20% dari harga jual aplikasi. Dan kita akan sharing profit pasca jual, karena sebenarnya target klandesa gak semata-mata menjual layanan tapi membangun ekosistem yang nantinya akan bisa kita monetisasi tanpa membebankan kepada desa/kelurahan.

Ok sekian dulu ya intro klandesanya. Nanti kita sambung lagi...


Kami membuat aplikasi pelayanan kependudukan dan administrasi untuk Desa dan Kelurahan. Demo bisa diakses di https://dash.klandesa.com. Silahkan gunakan email: demo@klandesa.com dan password: 123456


CARI ARTIKEL
Card image cap
AUTHOR: Wisnu

"Client-facing" person. His goal - help clients/projects succeed and always coding.


Lihat Project Kami | Bertemu Tim Kami

Tertarik berkerja dengan kami? Email disini:
wisnuvb@gmail.com